Enjoy Explore Jakarta Bareng Indonesia Corners

Wisata Kota Tua Jakarta

Enjoy Explore Jakarta Bareng Indonesia Corners – Halo Uliners! JAKARTA, pertama kali menjejakan kaki di kota ini… Kayanya sih waktu kecil deh! Buat orang Bogor kaya aku, jalan-jalan ke luar kota (((LUAR KOTA))) yang paling mudah dan murah dari segi transportasi yaa cuma ke Jakarta. Samar-samar aku ingat, dulu pernah diajak jalan-jalan ke Kebun Binatang Ragunan. Dari yang pertama itu, rasanya aku gak pernah lagi pergi ke Jakarta sampai lulus SMA. Itupun, kembali ke Jakarta bukan dalam rangka liburan, tapi mengadu nasib cari kerjaan di Ibu Kota. Mau se-muram apa wajah Jakarta (katanya), kota ini tetap memesona buat dijajaki dalam hal mencari rezeki.

Inget banget, pesan Bapak waktu pertama kali melepas anaknya pergi sendirian ke Jakarta buat interview kerja, “Hati-hati. Kalau mau nanya jalan jangan ke sembarang orang, mending jajan aja ke warung beli minum atau apa terus sambil nanya” Hahaha, dan saran itu benar-benar berguna buat aku, yang saat itu sangat “buta” Jakarta. Belum lagi, Ibu yang terus mewanti-wanti biar aku tetap waspada, karena katanya di Jakarta banyak copet. Tapi alhamdulillah, gak pernah ada kejadian apa-apa yang gak ngenakin selama pergi-pergi ke Jakarta. All is well. Jakarta kota yang ramah, dan selama kita waspada, semua akan baik-baik aja πŸ™‚

Wisata Sejarah Monas

Dulu, aku mikirnya, semua yang ada di Jakarta itu pasti mahal, kan sebutannya aja Kota Metropolitan. Tapi, ternyata ngga gitu juga lho. Terlebih waktu, pertama kali aku diajak jalan-jalan ke Kota Tua, lihat bangunan-bangunan megah peninggalan Belanda, yang bisa dinikmatin secara gratis, dengan akses yang sangat mudah. Soalnya cuma tinggal naik kereta dari Bogor sampai stasiun akhir (Stasiun Kota), terus tinggal jalan deh. Lain cerita waktu jamannya kereta masih bisa berhenti di setiap stasiun, turun kereta di Gambir, tinggal jalan kaki ke MONAS, masuknya juga gratis! *masuk halaman Monasnya aja yang gratis.

Nah sekarang, sejak jadi blogger, aku jadi lumayan sering juga nih pergi ke Jakarta, ya tapi seringnya cuma buat datang ke acara blogger aja. Kalau menyengaja buat jalan-jalan sih rasanya terakhir itu 3 atau 4 tahun yang lalu gituuu.

Enjoy explore Jakarta
photo doc by @idcorners

Makanya nih, waktu Indonesia Corners, bikin acara bertajuk exploring Jakarta dengan tawaran nikmatin Jakarta malam dari atas puncak MONAS, aku langsung semangat buat ikut! Beberapa kali ke Monas, belum pernah coba naik soalnya. Aku mah anaknya hemat, ke Monas cuma foto-foto doang di halamannya juga udah cukup. Kalau naik musti bayar dan antri soalnya :p

Sabtu, 22 Oktober 2016, sekitar jam 1 siang aku sampai di Gedung Serbaguna Balai Kota Jakarta, dan udah ada sekitar 30an blogger yang bakalΒ  ikut meramaikan acara #EnjoyJakNight hari itu. Selesai pembukaan dan briefing, kami pun diajak untuk melihat kantornya Jakarta Smart City (JSC). Wah, aku baru tau kalau Jakarta udah mengadopsi sistem smart city ini buat pelayanan publiknya, kereeenlah! Lebih keren lagi, di kantor yang berisi banyak anak-anak muda yang sibuk “mantau” Kota Jakarta ini, juga punya co-working space yang boleh dipakai siapa aja.

Wisata Jakarta Smart City

Masih di satu lokasi yang cuma terhalang kaca bening, kita juga bisa ikutan mantau secara langsung keadaan Jakarta hari itu. Mantau lalu lintas, mantau masalah pengaduan-pengaduan yang dilaporin sama warga Jakarta, sampai progres penyelesaian dari aduan itu pun bisa kita pantau. Jadi, sistemnya benar-benar transparan gitu. Terus, buat warga Jakarta yang mau bikin pengaduan soal fasilitas publik yang rusak, tinggal bikin pengaduan lewat aplikasi yang namanya QLUE (available in play store). Tapi, hati-hati ya jangan bikin pengaduan palsu :))

Wisata Jakarta Smart City
Layar Monitoring Jakarta Smart City

Selesai mendapat penjelasan lebih jauh tentang sistem dan cara kerja Jakarta Smart City, kita pun melanjutkan agenda kedua, untuk explore Balai Kota Jakarta. Awalnya, aku agak roaming sih, maksudnya mau ngapain, jalan-jalan kok ke Balai Kota, hehe *Maap yak aku emang jarang city tour gitu, jadi gagal paham. Ternyata, tujuannya gak lebih dan gak kurang adalah untuk tahu sejarah kota Jakarta dimulai dari gedung yang jadi pusat pemerintahannya ini. Kalau menurut aku sih, kurang lebih rasanya sama kaya jalan-jalan ke museum gitu. Wisata Balaikota ini dibuka untuk umum setiap hari Sabtu dan Minggu, dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore, dan gak ada tiket masuk alias haratis!

Wisata Balaikota Jakarta

Wisata Balaikota Jakarta

Puas menelisik setiap sudut Balai Kota, perjalanan kita selanjutnya ada pergi ke Kota Tua! Buat menuju Kota Tua dari Balaikota itu cukup mudah, soalnya ada shelter Bus City Tour, persis di depan gedung Balaikota. Kita cukup nunggu beberapa saat (waktu nunggunya gak pasti sih), dan bus kece bertingkat yang ternyata bernama β€œMpok Siti” pun siap bawa kita buat keliling Jakarta dengan GRATIS! *Akhirnya bisa juga deh nemu wisata hemat di Jakarta yaa

Bus City Tour Jakarta
“Mpok Siti” yg nganterin keliling Jakarta

Bus City Tour ini punya 3 tema berbeda, ada rute History of Jakarta (Wisata Sejarah), rute Shopping Experience (Wisata Belanja), dan juga rute Art&Culinary (Wisata Budaya dan Kuliner). Untuk rute Wisata Sejarah dan Wisata Belanja jadwal operasionalnya, Senin – Sabtu dari jam 09.00 – 17.00, khusus hari Minggu beroperasional dari jam 12.00 – 20.00. Sedangkan, rute Wisata Budaya dan Kuliner khusus beroperasional di malam minggu dan malam libur nasional dari jam 17.00 – 23.00.

Dan perlu diperhatikan juga nih di halte mana aja kita bisa naik atau turun dari Bus City tour ini, soalnya kita kan gak bisa berhenti di sembarang tempat *yaakaliii dikira lagi naik kopaja :v Untuk info rute-rute yang dilewatin Bus City Tour ini, bisa teman-teman lihat di Peta Rute Bus City Tour.

Enjoy Explore Jakarta

Berkat explore Jakarta kali ini jalanya bareng Indonesia Corners, kita jadi bisa dapat kesempatan buat naik Bus City Tour secara eksklusif! Yang dinaikin rombongan kita doang lho. Dan spot paling diincer dari bus tingkat gini, di mana lagi kalau bukan di tingkat atasnya, yakaan? Nah, aku kira, di Bus City Tour gini bakal ada tour guide, ternyata ngga ada.

Enjoy Explore Jakarta
Pemandangan “khas” Kota Jakarta

Tapi, mbak-mbak petugas yang udah ramah sedari awal kita naik juga gak tinggal diem kok. Mbaknya, ngajakin kita seru-seruan dengan mancing para artis blohher buat nyanyi, salah satunya artis kita RAISA yang diminta nyanyi Ondel-Ondel tapi malah gak hafal karena aslinya emang orang Palembang :p Ini strategi yang cukup menarik juga sih buat pengalihan isu, bukan isu politik yak, tapi isu macet, kan mayan kalau sambil seru-seruan mah macet juga jadi gak berasa kezel.

Wisata Kota Tua Jakarta
Pak Ari yang menjelaskan ttg Sejarah Kota Tua Jakarta

Setelah melalui rute, Balaikota – Patung Gajah – Gedung Arsip – Glodok sampai deh kita di kawasan Kota Tua Jakarta. Sebelumnya, kita juga sempat tour guide spesial, yaitu Pak Ari Sulistyo dari Unit Pengelola Kota Tua, yang jelasin lebih detail tentang sejarah gedung-gedung yang berdiri megah di sepanjang kawasan Kota Tua ini. Tapi kunjungan kita di Kota Tua gak lama kok, cuma turun buat foto-foto aja. Tapi sayangnya, aku malah gak bisa ambil foto gara-gara kamera yang aku bawa kehabisan baterai dan gak punya baterai cadangan.

Dan sialnya lagi, HP juga ikuta ikutan lowbat *pffft Di sini aku ngerasa nyesel banget kenapa selalu maju mundur tiap kali mau beli powerbank! Dari dulu emang agak menghindar sih dari pemakaian power bank, tapi kayanya perlu deh, apalagi sekarang udah mulai sering pergi jalan gini. Aku butuh power bank berkapasitas besar dan efisien,Β dan udah punya fitur fast-charging. Perfect-lah yaaa! Abis ini gak ada lagi acara maju mundur buat beli power bank, yakin deh, asal makenya bijak insyaAllah aman dari kejadian bocor batre.

Enjoy Explore Jakarta
photo doc by @idcorners
Enjoyjaknight
in frame : Mas Fajrin & Ka Melly

Di Kota Tua, kita turun sebentar bangeeet, cuma sempat foto bersama di depan Museum Fatahillah. Padahal, aslinya sih masih ada beberapa museum yang bisa dikunjungi. Ada Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang dan Museum Keramik. Buka setiap hari Selasa – Minggu, jam 09.00 – 15.00 untuk hari Senin dan hari libur nasional, museumnya ikutan libur alias tutup^^

Suasana Kota Tua di Sabtu sore itu benar-benar full of human, ruaaame pwoll deh pokoknya. Dulu sih sering main ke KoTu tapi gak pernah bosan bolak balik berapa kali juga, malah pengin sesekali ngelewatin sore sampai malam di KoTu, seruuu pasti yaaa.

Enjoy Explore Jakarta
photo doc by @idcorners

Selesai foto bersama, kita balik lagi ke bus buat lanjutin perjalanan ke destinasi terakhir kita, yaitu MONAS alias Monumen Nasional *horaaay! Sesampainya di Monas, ternyata suasananya 11-12 sama Kawasan Kota Tua tadi, muehehe. Sepertinya semua orang memanfaatkan dengan baik waktu libur mereka buat jalan-jalan bareng keluarga yak!

Nah, sebelum naik-naik ke puncak Monas, kita semua kumpul dulu di Lenggang Jakarta, semacam sentra kuliner yang ada di Kawasan Monas ini. Kita semua makan nasi kotak yang dibagiin sama Indonesia Corners Team. Baik banget yah, udah diajak jalan-jalan dapat makan pulak! Selesai makan, kita diarahin buat antri.

Awalnya aku gak ngerti ini ngantri mau ngapain. Ternyata, antri buat naik kereta wisata yang bakal bawa kita sampai di kaki Monas. Fasilitas kereta ini for free alias gratis tapi cuma buat yang mau naik ke puncak Monasnya aja yaa.

Kereta Wisata di Monas Jakarta

Kalau dulu, naik ke pelataran puncak Monas cuma bisa dari jam 08.00 – 16.00 aja, sekarang udah bisa sampai malam nih. Buat pecinta view citylight kaya aku, ini sih udah pasti wisata yang aku incar bangetlaah! Apalagi, ini pertama kalinya aku bisa nikmatin citylight dari pusat kota, yang udah-udah nikmatin citylight-nya selalu dari atas bukit gitu.

Monas at night

Buat jam buka Wisata Malam di Monas, hari Selasa – Jumat dari jam 19.00 – 22.00, khusus Sabtu – Minggu tutupnya sampai jam 00.00, libur di hari Senin. Tiket untuk wisata malamnya, bisa mulai teman-teman beli dari jam 18.00, atau entah bisa gak ya beli tiket malam dari siang? Aku lupa tanya kemarin. Untuk harga tiket masuknya, cukup terjangkau juga, Dewasa 20.000, Anak-anak 10.000.

Lagi-lagi, aku dan rombongan Indonesia Corners, dapat kesempatan naik ke atas Monas secara eksklusippp, gak perlu antri tapi dikasih masuk lewat jalur khusus. Eiitss.. tapi jangan salah ya, kita gak menerobos antrian kok, cuma kita memang masuk di jam yang sebetulnya naik ke atas Monas ini di tutup untuk umum (jadi ceritanya jam 4sore sampai jam 7malam adalah jam istirahat lift-nya). Sesampainya di atas, aku sih gak bisa ngomong apa-apa selain, INDAH.

View Jakarta Night

Nikmatin kerlap kerlip lampu kota Jakarta dari ketinggian 115 meter diatas permukaan tanah, benar-benar jadi pengalaman baru yang luar biasa banget! Dan pemandangan yang paling mencuri perhatianku adalah, Masjid Istiqlal yang tampak berkilauan indah di malam hari.

Lebih lagi karena sampai saat ini hasrat untuk bisa menjejakan kaki di Masjid Istiqlal belum juga terlaksanakan, cooming soon, insyaAllah. Dan setelah sangat terpesona melihat pemandangan Jakarta malam dari atas pelataran puncak Monas ini, aku jadi pengin ngerasain view pas siangnya, pasti gak kalah keren! Ada yang mau nemenin? πŸ˜€

Mantapnya lagi, pelataran puncak Monas ini, muat buat 50 orang lho. Jadilah kita, satu rombongan Indonesia Corners, tumplek heboh mengekspresikan kebahagiaan masing-masing, dari mulai foto-foto sampai yang live-instagram juga ada.

Untungnya, HP yang sempat lowbat dapat pertolongan dari powerbank punyanya Ka Melly, jadi saat yang lain seseruan narsis, aku bisa ikutan juga. Walaupun, hanya mengandalkan kamera handphone yang udah mulai usang dimakan usia, huhu. Rasanya butuh handphone baru nih, feel free to contact me kalau ada yang mau sponsorin gadget, hahaha.

Enjoy Explore Jakarta

Eh tapi waktu ikutan nyempil seseruan bikin video boomerang bareng Raisa Management, aku jadi naksir nih sama hp yang dipake Raisa *anaknya teh murahan banget ya, gampang naksir. Abis hasil videonya bagus banget padahal sumber cahaya cuma dari lampu doang.

Jelaslah aku naksir, beberapa kali datang ke acara yang kondisi tempatnya minim cahaya, bikin aku gak bisa berkutik karena kamera digital yang aku pakai lemah banget di area low light. Jadi kalau nemu hp berkamera bening gini tuh bawaannya suka pengin bawa pulang, hihi.

Setelah ngerasa udah cukup puas foto-foto, dan seseruan bikin video di atas pelataran Monas, tepat sebelum jam 7 malam kita udah diminta turun, karena sebentar lagi jamnya Monas dibuka lagi.

Sebelum benar-benar berpisah, rombongan Indonesia Corners nongkrong sebentar di area Cawan Monas. Ternyata duduk selonjoran di sini juga gak kalah menyenangkan. Kalau bisa duduk berdua sama Kamu di sini, pasti romantis banget *ihiiy berkhayal dimulai :p Ohiya, di dalam area Cawan ini juga terdapat Ruang Kemerdekaan dan Museum Sejarah Nasional Indonesia yang berisi diorama sejarah yang bisa teman-teman nikmatin.

Nah gimana, tertarik buat Wisata Kota di Jakarta? Yuks, ajak-ajak aku yaaaa, uliners!

Enjoyjaknight
Salah satu spot foto di Balaikota | photo taken by @melfeyadin

15 Replies to “Enjoy Explore Jakarta Bareng Indonesia Corners”

  1. Hahahah.. ngakak lihat foto di kota tua mbak rani.. ah keren nih tulisan nya..

    1. raninovariany says: Reply

      Makasiii Mas Fajrin πŸ˜€ btw, maap yaah masang fotonya gak izin dulu ahahaha

  2. Hahahaha.. masama mbak rani. Ah ndak apa” mbak, foto ny bikin ngakak aja tuh.. eh sampai ketemu dbogor y pertengahan bulan november mbak

    1. raninovariany says: Reply

      Siaaap Mas Fajrin, kabariin yaaak πŸ˜€

  3. seruuuuu! bisa ke puncak monas beruntung banget, mana gak harus antri heuheuehu. Btw foto-foto belum saya kirim euy poho wae πŸ˜€

    1. raninovariany says: Reply

      Bener teh, beruntung yaak bisa naik gak harus antri muehehe..
      Nanti weh saya tagih teh yaa ke Bandung wkwk

  4. naik kepuncak monas itu ga pernah terbayangkan ya, next pengen ngajakin suami nih kesana πŸ˜€

    1. raninovariany says: Reply

      Benerr banget mbaa,
      Aku juga jadi pengin ngajak suami nih, tapi mesti nyari dulu suaminya wkwk

  5. Foto-foto sama tulisannya rapi, Mbak. Btw, wajib hukumnya menginjakkan kaki di Istiqlal, mesjid terbesar se-Asia Tenggara, tuch πŸ˜‰

    1. raninovariany says: Reply

      Makasih mba Dina. Iyaaa, duh aku udah lamaaa bangett pingin ke Istiqlal, kudu nyempetin niih nanti mah πŸ˜€

  6. uhuy, henpongnya… keren! thanks udah ikutan, Ran…

  7. Akk kangen Raniii, kapan yuuk jalan-jalan jelajah manaa gituu

  8. Cieee yang selfie ala-ala hehehe, pengen jalan-jalan lagi jadinya ya

  9. Ini acara yang dulu mupeng banget pingin ikut huhuhu. Makasih udah berbagi pengalaman πŸ™‚

  10. Wah, baru tau blognya yang ini.
    Btw makasih banyak Ran info ttg balkot.
    Penasaran pengin ke sana, haratis soale, hehehehe.

Leave a Reply